Beritapagi.news|INDRAMAYU – Rencana pembangunan kawasan industri Indramayu Smart Grid Industrial Zone (ISGIZ) di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mulai menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Kawasan yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan industri baru di wilayah selatan Jawa Barat itu kini mulai menarik perhatian investor, termasuk perusahaan manufaktur asal Tiongkok.
Salah satu perusahaan yang telah melakukan penjajakan investasi adalah PT Gantar Sejahtera Indonesia. Perusahaan manufaktur tersebut melakukan kunjungan langsung ke lokasi kawasan industri ISGIZ pada Minggu (29/3/2026) untuk melihat potensi dan kesiapan lahan yang akan dikembangkan.
Dalam kunjungan tersebut, perwakilan perusahaan Mr. Jengi Liu didampingi dua rekannya, Mr. Zhang dan Mr. Jia, meninjau sejumlah titik yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan pabrik. Mereka juga berdialog dengan pihak pengembang kawasan industri guna membahas rencana pengembangan investasi di wilayah tersebut.
Mr. Jengi Liu mengatakan, pihaknya melihat potensi besar dari kawasan industri yang tengah dipersiapkan di Kecamatan Gantar tersebut. Menurutnya, lokasi yang strategis serta potensi pengembangan wilayah menjadi faktor penting yang membuat perusahaan tertarik untuk berinvestasi.
“Kami melihat kawasan ini memiliki prospek yang sangat baik. Infrastruktur dan potensi wilayahnya sangat mendukung untuk pengembangan industri manufaktur ke depan,” ujar Jengi Liu kepada awak media.
Dalam rencana awal, PT Gantar Sejahtera Indonesia akan membangun fasilitas pabrik di atas lahan seluas 10 hektare sebagai tahap pertama investasi. Perusahaan juga telah menyiapkan rencana ekspansi pada tahap berikutnya dengan menambah lahan sekitar 20 hektare guna meningkatkan kapasitas produksi.
Kunjungan investor tersebut dinilai menjadi momentum penting bagi pengembangan Indramayu Smart Grid Industrial Zone (ISGIZ) yang tengah dipersiapkan sebagai kawasan industri terpadu di Kabupaten Indramayu.
Direktur Operasional PT Jayamas Surya Sentosa, selaku pengembang kawasan industri ISGIZ, Indra Darmawan, menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan investasi di kawasan tersebut. Menurutnya, mulai berdatangannya investor menunjukkan bahwa kawasan industri Gantar memiliki daya tarik yang kuat bagi pelaku industri.
“Kami optimistis kawasan industri ISGIZ akan berkembang pesat. Kehadiran investor merupakan langkah awal yang sangat positif bagi pengembangan kawasan ini,” kata Indra.
Ia menambahkan, kawasan industri tersebut diproyeksikan mampu menyerap sekitar 10 ribu tenaga kerja jika seluruh rencana pembangunan berjalan sesuai target. Penyerapan tenaga kerja nantinya akan memprioritaskan masyarakat lokal, khususnya warga Kecamatan Gantar dan wilayah Kabupaten Indramayu.
Selain itu, pembangunan kawasan industri ISGIZ juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu disebut terus mendorong percepatan realisasi kawasan industri guna meningkatkan investasi serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan hadirnya kawasan Indramayu Smart Grid Industrial Zone (ISGIZ), wilayah Gantar diharapkan berkembang menjadi pusat aktivitas industri baru yang mampu menarik lebih banyak investor di masa mendatang. [Red*]







Comment